Custom Rom All Device

Selasa, 13 Juni 2017

Tarif Listrik Diprediksi Paling Berpengaruh Inflasi di Jateng

Bisnis, Semarang - Kantor perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah memprediksiInflasi 2017 Diperkirakan Capai 4,36 Persen

Ia memperkirakan tarif listrik yang naik pada Januari, Maret dan Mei, sangat mempengaruhi inflasi. Selain kebutuhan itu tarif angkutan antar kota juga ikut menyumbang angka pengeluaran penduduk Jateng. “Listrik paling berpengaruh, kemungkinan tarif listrik dan angkutan antar kota setiap tahun musim mudik lebaran,” kata Rahmat menjelaskan.

Rahmat memperkirakan Darmin Nasution: Suku Bunga Kredit Murah Bila Inflasi Rendah

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengakui dari sejumlah komoditas kebutuhan dapur hanya bawang putih yang naik hingga Rp 60 ribu per kilo gram. Dengan begitu ia minta agar bulog menurunkan ke pasar dengan harga lebih murah. “Bulog masih punya bawang putih saya minta dikeluarkan caranya dijual, kalau minta OP kita OP (operasi pasar),” kata Ganjar.

Ganjar mengaku mengawasi semua kebutuhan pokok tak hanya dari dari suplai dan harga, namun juga keamanan pangan untuk mengendalikan inflasi. Selain bawang dan cabe serta kebutuhan dapur lain, Ganjar melihat harga daging di Jateng cenderung turun. Hal itu ia temukan di Kabupaten Sragen yang harganya di bawah Rp 100 per kilo gram.

“Mungkin masyarakat belum begitu membutuhkan daging,” katanya. 

EDI FAISOL


0 komentar:

Posting Komentar