Custom Rom All Device

Tampilkan postingan dengan label Gaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gaya. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Juni 2017

Berciuman Tak Hanya Membakar Gairah, Tapi Juga Kalori Anda

Berciuman Tak Hanya Membakar Gairah, Tapi Juga Kalori Anda

Gaya, Jakarta - Tahukah Anda jika melakukan ciuman baik untuk kesehatan dan juga hubungan? Praktisnya, berciuman bisa membakar kalori.Tetapi seberapa banyak yang terbakar, tentu saja tergantung pada bagaimana Anda melakukan ciuman tersebut.

Jika Anda melakukan ciuman pasif, hanya sedikit saja kalori yang dibakar, bahkan pasangan Anda tidak merasakan manfaat apa-apa, seperti tidak puas. Beri sedikit antusiasme saat melakukan ciuman dan biarkan tubuh Anda bereaksi terhadap hal tersebut secara alami.

Baca: ciuman demikian bahkan mampu membakar hingga 120 kalori per jam atau setara dengan 2 kalori per menit.

LIVESTRONG | ESKANISA RAMADIANI

Selasa, 13 Juni 2017

Catat, Makanan-makanan Ini Harus Dihindari Saat Diare

Catat, Makanan-makanan Ini Harus Dihindari Saat Diare

Gaya, JakartaJitu Tangani Diare Akibat Keracunan  

Dokter asal Amerika Dr Josh Axe, mengatakan, ada berbagai penyebab diare termasuk alergi makanan, infeksi, stres emosional, atau penyakit autoimun. "Diare adalah reaksi alami terhadap racun yang perlu dikeluarkan dari sistem pencernaan," kata Axe dalam laman pribadinya Draxe.com.

Axe menjelaskan, diare yang sudah kronis dapat menyebabkan dehidrasi dan kekurangan nutrisi. Berikut makanan yang harus dihindari, jika Anda mengalami diare:

-Susu konvensional
Susu olahan sulit dicerna dan bisa membuat diare lebih parah. Namun, susu mentah tinggi probiotik dapat mendukung fungsi usus.

-Lemak dan minyak
Terlalu banyak lemak dapat mengganggu perut sensitif Anda dan membuat diare kembali.

-Gula
Bakteri suka makan gula dan gula mengurangi fungsi sistem kekebalan tubuh.

-Kafein
Kafein bisa merangsang saluran pencernaan untuk meningkatkan diare.

-Alergen potensial
Diare dapat disebabkan oleh alergi makanan, penyebab umum meliputi perekat, kacang-kacangan, kerang, dan susu.

DRAXE.COM | AFRILIA SURYANIS

Senin, 12 Juni 2017

Vegetarian Berisiko Kekurangan Kadar Seng, Waspadai Efeknya

Vegetarian Berisiko Kekurangan Kadar Seng, Waspadai Efeknya

Gaya, Jakarta - Zinc atau Seng adalah mineral penting yang berperan dalam lebih dari seratus reaksi enzimatik dalam tubuh, termasuk enzim-enzim yang membentuk RNA arau Ribonucleic Acid serta DNA atau Deoxyribonucleic Acid. Itulah sebabnya mengapa mengkonsumsi makanan tinggi seng sangat penting.

Dokter asal Amerika, Dr Josh Axe mengatakan defisiensi zinc atau kekurangan seng merupakan masalah gizi buruk utama di seluruh dunia. "Dibandingkan dengan orang dewasa, yang paling berisiko mengalami defisiensi seng adalah bayi, anak-anak, remaja, wanita hamil dan menyusui," kata Axe dalam laman pribadinya Draxe.com.

Adapun, kelompok lain yang memiliki risiko defisiensi zinc lebih tinggi yakni vegetarian dan vegan, atlet ketahanan, pecandu alkohol, orang dengan penyakit gastrointestinal, mereka yang terlalu banyak mengkonsumsi suplemen zat besi, dan orang-orang yang memakai obat diuretik.

Efek dari kekurangan seng di antaranya pertumbuhan tubuh yang lambat,  nafsu makan menurun, lambatnya proses penyembuhan luka pada kulit sehingga bisa menimbulkan infeksi, cepat lelah, rambut mudah rontok, sulit melihat dalam kondisi gelap, dan berkurangnya produksi hormon pada pria.

Karena itu, Axe melanjutkan, penting bagi mereka untuk mengkonsumsi makanan yang cukup tinggi seng setiap hari. "Atau dalam kasus bayi dapat mendapatkan seng dari ASI," ujarnya.

Menurut Axe, makanan hewani adalah sumber seng yang lebih baik daripada makanan nabati, seperti sayuran, karena ketersediaan hayati seng (fraksi seng yang dipertahankan dan digunakan oleh tubuh) sangat tinggi pada makanan seng seperti daging, telur dan makanan laut. "Hal ini disebabkan tidak adanya senyawa yang menghambat penyerapan seng pada makanan hewani dan adanya asam amino yang mengandung belerang yang meningkatkan penyerapan seng, seperti sistein dan metionin," kata dia.

Axe menjelaskan, ada laporan yang menunjukkan bahwa orang-orang yang tidak makan daging atau produk hewani, seperti orang-orang yang diet vegetarian atau vegan, membutuhkan seng lebih banyak 50 persen dalam makanan mereka untuk menyerap kebutuhan tubuh. Namun, efek penghambatan asam fitat pada penyerapan seng dapat diminimalkan dengan metode seperti perendaman, pemanasan, pertumbuhan, fermentasi, dan ragi.

"Penelitian menunjukkan bahwa penyerapan seng dapat ditingkatkan dengan menggunakan roti berbasis ragi, kecambah, dan kacang polong yang diawetkan," ujar Axe.

DRAXE.COM | AFRILIA SURYANIS