Dunia, Washington—Mahasiswa asal Mahasiswa AS Menangis Minta Maaf ke Korea Utara, Ini Katanya
Pria berusia 22 tahun ini baru menjalani 18 bulan masa tahanan saat akhirnya dibebaskan. Warmbier divonis 15 tahun kerja paksa setelah dituding mencuri slogan propaganda pada Maret 2016.
Mahasiswa University of Virginia dilaporkan dalam kondisi koma sesaat usai menjalani sidang tahun lalu, setelah meminum obat tidur.
Orangtua Warmbier menyebut, putranya diberi pil tidur usai sidang pada Maret 2016 dan tidak pernah bangun sejak saat itu. Informasi ini, menurut orangtua Warmbier, didapat dari pejabat Korea Utara Tahan Warga Amerika di Bandara Pyongyang
Dalam kesempatan terpisah, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rex Tillerson enggan mengungkapkan kondisi Warmbier dengan alasan menghomati privasi keluarga. Tillerson hanya menambahkan, AS tengah mengupayakan pembebasan tiga warga AS lainnya yang masih ditahan Korut.
Kabar pembebasan Warmbier ini muncul di tengah kunjungan mantan bintang basker NBA Dennis Rodman ke Korea Utara. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat, Heather Nauert memastikan kunjungan Rodman tidak ada kaitannya dengan pembebasan Warmbier.
CNN | THE WASHINGTON POST | REUTERS | SITA PLANASARI AQUADINI
0 komentar:
Posting Komentar